Sebenarnya kenapa saya beri judul fase Bahagia dalam tulisan ini, karena sebagai seorang wanita (disini saya bicara sebagai seorang wanita ya..jadi pasti sudah terbayang penuaan dini yang terjadi pada penampakan saya hmmff..) pasti punya lah yang namanya masa-masa bahagia dalam hidupnya. . Iya kan.. iya kan.. 😀
Kalo mau dibilang ada yang punya fase bahagia saat masih nak kanak children alias childhood alias umur masih dibawah akil balik..hmmm saya gak akan memungkiri saya juga merasakan.
Contoh saat masih duduk di bangku TK dan SD.. saya lahir di era 80 an dan tidak ada beragam gadget seperti sekarang .. saya pernah merasakan bermain kartu umbul (kartu karakter selembar buku gambar nanti dipotong2 kecil sesuai karakter dan diadu dengan punya teman dengan cara di lempar ke dinding rumah) 😆, atau main gundu atau dakon atau halma atau bola bekel (tapi saya tidak ahli main yang satu ini) ato bongkar pasang, tau kan .. boneka kertas yang bajunya dipakaikan dengan cara digantung ke bahunya 😁) saking seringnya beli tiap pulang sekolah dengan harga 50 rupiah saat itu per lembarnya, koleksi di rumah banyak.

Pernah Alm Bapak dulu sampai kebawa mimpi boneka2 kertas itu hidup dan jalan sendiri melakukan kegiatan mereka, ada yang duduk minum kopi atau berpose dengan baju2nya hahaaahaa.. dan Bapak waktu itu cerita ke Ibu saya. . salah satu Fase Bahagia saat kita masih dalam naungan orangtua tersayang kita.. *tersenyum manis penuh kedamaian

Pernah Alm Bapak dulu sampai kebawa mimpi boneka2 kertas itu hidup dan jalan sendiri melakukan kegiatan mereka, ada yang duduk minum kopi atau berpose dengan baju2nya hahaaahaa.. dan Bapak waktu itu cerita ke Ibu saya. . salah satu Fase Bahagia saat kita masih dalam naungan orangtua tersayang kita.. *tersenyum manis penuh kedamaian
Atau dengan jajanan kala itu yang susah dijangkau kalo gak merengek-rengek dibelikan.

Uang saku hanya 100 dollar (gak sombong looh..) di sekolah hasrat ngemil saat jam istirahat pasti ada. Akhirnya dengan 100 dollar tadi (masih dengan nada gak sombong looh..) dibelilah es wawan separuh potong dan cilok. kenyang? Lumayan.. sampai rumah juga masih minta dibelikan krip-krip, anak mas, makan susu bubuk (susu bubuk itu dimakan bukan diseduh dan diminum) dan akhirnya tergeletak karena menderita radang tenggorokan hahahaaa.. 😂

Uang saku hanya 100 dollar (gak sombong looh..) di sekolah hasrat ngemil saat jam istirahat pasti ada. Akhirnya dengan 100 dollar tadi (masih dengan nada gak sombong looh..) dibelilah es wawan separuh potong dan cilok. kenyang? Lumayan.. sampai rumah juga masih minta dibelikan krip-krip, anak mas, makan susu bubuk (susu bubuk itu dimakan bukan diseduh dan diminum) dan akhirnya tergeletak karena menderita radang tenggorokan hahahaaa.. 😂
Dokter sampai bosan memarahi Ibu saya. Dan itu adalah kesalahan saya . Maafkan aku Ibu..😢hiks..
Jadi.. Wanita.. masih jauh lah dari Fase Bahagia ini.. Disini saya masih belum merasakan nantinya saya pingin jadi wanita yang seperti apa. . Yah.. kembali lagi sih.. pasti akan berbeda dengan wanita2 yang lain.. kalo saya Bahagianya tuh disini..Kalo kamu? 😆 okay.. mungkin Fase Bahagia ini saya tuntaskan dulu dan lanjoot ke fase2 wanita versi saya berikutnya.. Semoga tidak garing seperti krupuk pasir yaaa... 😁
Feel free to leave comment and share about my Blog..
La revedere.. ☺


No comments:
Post a Comment